Waspadai Terlalu Lama Duduk di Depan Komputer

VIVAnews - Walaupun komputer membantu pekerjaan, terlalu lama berdiam di depan alat ini bisa membahayakan kesehatan dan bisa berakibat fatal. Duduk minimal empat jam di depan komputer bisa menyebabkan berhentinya fungsi proses tubuh.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine memperingatkan bahwa orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer memiliki resiko mengidap penyakit berbahaya yang bisa berakibat kematian.

Terlalu sering duduk di komputer tanpa aktivitas fisik membuat individu memiliki kelebihan berat badan. Akibatnya, tubuh rentan terhadap serangan jantung penyebab kematian.

Bahkan jika tidak memiliki masalah berat badan, tidak adanya aktivitas otot terus-menerus menyebabkan perubahan-perubahan berbahaya dalam tubuh.

"Setelah empat jam duduk, tubuh mulai mengirimkan sinyal berbahaya," ujar peneliti utama Elin Ekblom-Bak. Dia mengingatkan bahwa empat jam adalah periode ketika gen yang mengatur glukosa dan lemak yang terkait dengan proses tubuh berhenti berfungsi.

Olahraga teratur tidak cukup untuk mengimbangi proses berbahaya setelah duduk di depan komputer atau duduk di belakang meja. Peneliti menyarankan agar bergerak dan melakukan beberapa latihan peregangan otot setelah beberapa jam. Karena latihan akan kembali menyegarkan tubuh setelah duduk lama.

Kunjungan ke Jepang, Sekjen Kemnaker Terus Berupaya Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM
Ilustrasi sidang kode etik anggota polisi

5 Polisi di Kolaka Ditangkap karena Keroyok Warga hingga Babak Belur, Kapolres Minta Maaf

Di lokasi kejadian, 5 polisi tersebut berlagak preman dengan menodong senpi ke korban lalu menghajar secara membabi buta.

img_title
VIVA.co.id
23 April 2024