VIVALIFE

Berapa Kadar Gula Darah yang Normal

Batas gula darah normal dibedakan atas 2 kondisi, setelah puasa (8 jam) dan sesudah makan.
Selasa, 10 Agustus 2010
Oleh : Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti
Diabetes

VIVAnews - Saatnya waspada masalah prediabetes sebelum terserang diabetes. Data WHO menyebutkan pasien diabetes di Indonesia akan mengalami kenaikan pesat. Peningkatannya diperkirakan dari 8,4 juta jiwa pada 2000, menjadi sekitar 21,3 juta jiwa pada 2030.

Prof.DR, dr, Sidartawan Soegondo, spesialis endokrinologi dan Ketua Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) menjelaskan, seseorang dikatakan sebagai pengidap prediabetes jika kadar gula darah telah melampaui batas normal, namun belum mencapai batas diagnosa diabetes.

Kondisi prediabetes tidak boleh dianggap enteng, karena sebagian individu dengan prediabetes akan berkembang menjadi diabetes apabila tidak ditangani dengan baik. Orang yang terdiagnosis prediabetes, dan tak segera dikendalikan, dalam waktu sekitar 5-10 tahun akan meningkat menjadi diabetes.

“Jika sudah diabetes, tidak dapat disembuhkan dan lebih sulit penanganannya,” kata Prof. Sidartawan menambahkan.

Dia menjelaskan, batas gula darah yang normal dibedakan atas dua kondisi, puasa atau sesudah makan. Untuk kondisi puasa (tidak mendapat asupan kalori 8-10 jam sebelumnya), batasnya adalah 100 mg/dL.

Sedangkan untuk kondisi sesudah makan atau sewaktu makan, batasnya adalah 140 mg/dL. Lewat dari salah satu ketentuan tersebut, seharusnya masuk pada prediabetes.

“Namun, wewenang penegakan diagnosis hanya dimiliki dokter, dan mesti mengikuti prosedur medis khusus,” katanya menambahkan. Untuk itu waspadalah jika kadar gula darah telah mencapai 140 mg/dL.

TERKAIT
TERPOPULER