VIVALIFE

Pantangan Bagi Penderita Asam Urat

Pola makan seperti apa yang aman agar penyakit asam urat tidak sering kambuh?
Selasa, 6 Januari 2009
Oleh : Petti Lubis

Tanya:
Beberapa minggu ini saya sering merasa pegal-pegal dan nyeri linu di bagian persendian tulang. Setelah memeriksakan keluhan ini ke dokter, dan menjalani cek darah, ternyata kadar asam urat (urid acid) dalam darah, tergolong tinggi. Diagnosis dokter menyatakan saya menderita asam urat.

Kini, selain menjalani perawatan dengan mengonsumsi obat-obatan, dokter menyarankan agar saya mulai mengatur pola makan yang baik. Maka itu, yang ingin saya tanyakan, pola makan seperti apa yang aman untuk penderita asam urat?

sinxxx@cbn.net.id

Jawab:
Pola makan aman bagi penderita asam urat, sebenarnya tidak terlalu berbeda dari yang lainnya. Menu makanannya sebaiknya sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Hanya, ada beberapa macam makan yang perlu Anda perhatikan porsinya, bahkan ada juga yang harus dihindari sama sekali.

Dalam menu sehari-hari, sebaiknya Anda memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi, roti, singkong, atau ubi. Jenis makanan ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi, karena dapat meningkatkan pengeluaran asam urat darah melalui urin. 

Sebaiknya, Anda juga dianjurkan agar banyak minum air putih. Sebab, sama seperti karbohidrat kompleks, cairan dalam tubuh juga dapat membantu pengeluaran asam urat melalui urin. Maka itu, minumlah air putih kurang lebih 10 gelas perhari atau sekitar 2,5 liter. Selain itu, perbanyak mengonsumsi buah-buahan yang mengandung air, seperti  semangka, melon, blewah, nanas, jambu air, atau pepaya.

Sedangkan, makanan yang harus dipantang, antara lain:
- Makanan yang berprotein tinggi, seperti hati, otak, paru, limpa, ginjal dan jerohan lainnya. Sebaiknya Anda perbanyak mengonsumsi protein nabati dari olahan kacang-kacangan, seperti tempe, dan tahu.

- Makanan yang digoreng atau bersantan. Karena makanan tersebut mengandung lemak tinggi, yang mampu menghambat  pengeluaran asam urat melalui urin.

- Minuman beralkohol. Karena alkohol dapat menyebabkan kadar asam laktat meningkat sehingga akan menghambat pengeluaran asam urat dari darah.

Konsultan:
dr. Lucy B. Sutanto
Ahli Gizi

TERKAIT
TERPOPULER