« Kembali
Diprotes, Film Jupe-Depe Ganti Judul
Shanker berharap langkahnya mengganti judul film tidak mengurangi apresiasi penonton.
Irina Damayanti, Gestina Rachmawati
Minggu, 20 Februari 2011, 16:12 WIB
Julia Perez (VIVAnews/Gestina Rachmawati)
Julia Perez (VIVAnews/Gestina Rachmawati)

VIVAnews - Selaku produser film 'Arwah Goyang Karawang', Shanker memutuskan untuk mengganti judul film yang dibintangi Julia Perez dan Dewi Perssik tersebut. Film ini pula yang akhirnya membuat Jupe dan Depe berseteru dan berurusan dengan hukum.

Namun, Shanker memiliki alasan sendiri untuk mengganti judul film tersebut. “Daripada saya terus dianggap menjual sensasi dan sengaja memunculkan kontroversi soal penggunaan judul, saya memilih mengganti judul film ini,” kata Shanker saat memenuhi undangan Lembaga Sensor Film (LSF), belum lama ini.

Dalam siaran pers dari rumah produksi Sentra Mega Sinema Film itu disebutkan, kini film 'Arwah Goyang Karawang' berganti judul menjadi 'Arwah Goyang Jupe-Depe'.

Pilihan judul ini dipilih setelah melalui beberapa kali pertimbangan, di antaranya film horor ini dibintangi dua bintang seksi Jupe dan Depe. Dan sepanjang film, teror maupun kengerian film hadir melalui karakter yang diperankan Jupe dan Depe.

“Saya terima dengan legowo untuk mengganti judul film ini menjadi 'Arwah Goyang Jupe-Depe'. Saya tidak merasa nyaman bila film ini dianggap hanya menjual kontroversi dan sensasi belaka. Saya berkarya dengan perencanaan, riset, dan mencurahkan energi. Saya mengangkat isu melalui film yang seharusnya disikapi lebih positif,” ujar Shanker.

Shanker maupun sutradara film, Helfy Kardit, sebenarnya ingin berdialog dengan masyarakat yang melontarkan protes dan pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh film ini. Ada hal-hal yang ingin dijelaskan agar pesan film ini tidak dimaknai sepotong-sepotong.

Ia mencontohkan dialog Lilis (diperankan Jupe) dengan Pak Awal, pemilik kelompok Goyang Karawang, bahwa ia ingin berhenti menari jaipong striptis karena tarian itu sudah menyimpang dari budaya dan tradisi yang dikenalnya.

“Dialognya jelas, bahkan ada pembelaan untuk kesenian tradisional. Tapi semuanya kembali kepada penonton, kalau memang frase 'Goyang Karawang' dianggap tidak pantas, ya saya lebih memilih tidak menggunakan frase itu,” tuturnya.

Secara bertahap, semua materi film yang menunjukkan adanya kata 'Karawang' akan diganti dengan kata-kata 'Jupe-Depe'. Di film, poster, materi-materi promosi, hingga trailer iklan (TVC), tidak lagi menggunakan kata “Karawang”.

Shanker berharap langkahnya mengganti judul film tidak mengurangi apresiasi penonton terhadap film Arwah Goyang Jupe-Depe. Setelah penggantian judul film, Shanker berharap film 'Arwah Goyang Jupe-Depe' bisa lebih berkonsentrasi melanjutkan rencana-rencana promosi yang sempat tertunda.

Di antaranya jadwal wawancara-wawancara, promosi kunjungan ke bioskop-bioskop daerah, hingga sosialisasi kepada penonton tentang perubahan judul film ini.

“Saya harus memulai dari awal untuk mengangkat awareness penonton film yang dibintangi dua pemain populer ini,” katanya.

Tentunya, ini menjadi semacam pembelajaran bagi pekerja kreatif perfilman untuk lebih melihat perspektif sosial lebih komprehensif.

Shanker menyadari bahwa film sebagai realita sosial masyarakat, tidak sepenuhnya bisa ditawarkan sebagai tontonan dan isu sosial yang disikapi secara bijaksana. Penggantian judul film produksi Sentra Mega Kreasi Films menjadi Arwah Goyang Jupe-Depe adalah contohnya.  (art)

• VIVAlife   |   Share :  
  • reynaldi
    06/04/2011
       Laporkan
    mgasih judul aja udah ketara ga bermutu banget. buang2 duit aja bikin film beginian. mendingan duitnya disumbangkan bagi korban bencana. | via VIVAnews
  • edensor
    22/02/2011
       Laporkan
    film yg haya layak di tonton para arwah...... | via VIVAnews
  • katakijo
    21/02/2011
       Laporkan
    Mau bilang apa juga, Yg pasti nih film ngga berbobot!! | via VIVAnews
  • freedom08
    20/02/2011
       Laporkan
    Apapun ulasannya, yang jelas secara visual udah kelihatan apa yang dieksploitasi di film ini, bener kan gan? | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com