« Kembali
Majalah Arab Tampilkan Wanita Berbikini
"Saya tidak takut menjadi gadis yang mewakili wanita Arab liberal dan independen."
Pipiet Tri Noorastuti
Senin, 19 September 2011, 06:50 WIB
Huda Naccache di Majalah Lilac (daily mail)
Huda Naccache di Majalah Lilac (daily mail)

VIVAnews - Yara Mashour mengambil keputusan berani. Sebagai Pemimpin Redaksi Lilac, majalah Arab yang bermarkas di Israel, ia menantang kebiasaan dan tradisi. Di sampul edisi baru majalah itu ada potret model perempuan berbalut bikini.

Seperti dikutip dari Daily Mail, majalah itu menampilkan sosok Huda Naccache, model 22 tahun keturunan Arab dan Israel asal Haifa. Berbalut bikini hitam dengan kemeja putih tersampir di bahu, sorot mata sang model menatap tajam ke arah pembaca.

Yara mengatakan, "Huda adalah model Arab pertama yang tampil berbikini untuk sampul majalah Arab. Selama satu dekade saya terus bekerja memperjuangkan kehidupan wanita Arab agar dapat memiliki lebih banyak hak dan kebebasan di Timur Tengah."

Huda sendiri merasa bangga terpilih sebagai sosok yang dicitrakan Lilac sebagai wanita kuat dan menakjubkan. "Aku sangat bangga menjadi yang pertama untuk (mengenakan bikini di sampul Lilac)," katanya. "Saya model profesional dan seharusnya ini dianggap normal."

Meski demikian, Huda tak memungkiri awalnya ia ragu menerima tawaran tersebut. Ia sadar betul batas tabu dan norma masyarakat setempat. "Tapi, setelah meminta restu orangtua, saya menjadi berani dan penuh percaya diri. Saya tidak takut menjadi gadis yang mengambil langkah pertama, dan membuka kesempatan model Arab lainnya, untuk mewakili wanita liberal dan independen Arab muda."

Kebijakan redaksional Lilac itu jelas mengundang kontroversi. Lilac adalah majalah pertama di Jazirah Arab yang mendobrak tabu. Ia berani menampilkan wanita berbikini di sampul depan.

"Sejak saya mendirikan Lilac di Israel 10 tahun lalu, saya memecahkan tabu mengenai wanita di tengah masyarakat. Aku bekerja untuk pemberdayaan dan kebebasan wanita," kata Yara. "Saya ingin memulai konsep baru tentang wanita Arab yang berani mematahkan tabu sosial, dan menunjukkan kecantikan fisik mereka di depan umum."

Lilac, yang bersikap sekuler, menjadi majalah Arab paling populer di Israel dan dibaca di sejumlah negara Arab. Majalah wanita ini ditulis dalam bahasa Arab, dengan sisipan bahasa Inggris.  "Karena generasi baru dan muda lebih suka membaca bahasa Inggris," kata Yara.

Yara berharap kebijakannya akan memancing diskusi positif, bukan bencana. Ia sadar selama ini media di Arab tabu menampilkan bahu, lutut. dan punggung wanita, apalagi wanita berbikini. "[Pemerintah] mungkin akan melakukan sensor dan melarang majalah ini beredar. Sejumlah negara Arab seperti Lebanon seharusnya tak membuat larangan, karena kupikir mereka sangat bebas."

Baca juga: Geger Anting Budak di Majalah Vogue

• VIVAlife   |   Share :  
  • ade.mahmudi2
    01/02/2012
       Laporkan
    biarin aja, yang kelakuannya seperti setan, biarin. dan yang baik bagus. yang salah tetap salah dan yang benar tetap benar. jangan campur aduk ya... | via VIVAnews
  • r.agung.n
    08/12/2011
       Laporkan
    Jadi ya jangan salahkan pria yang memperkosa wanita.... | via VIVAnews
    • califragi
      13/12/2011
      Laporkan
      kalo kmu habis ambil uang dari ATM, ya jangan salahkan perampok yg merampas duitmu | via VIVAnews
  • sarahlol
    08/12/2011
       Laporkan
    mau pake bahasa arab kek, mau pake bahasa yaahudi kek, mau pake bahasa kingkong kek, kalau sudah terbitan israel ya eyaaaaaalaaaaahh modelnya setengah bugil getuuuuu...bugil gilaaaa loooo | via VIVAnews
  • sarahlol
    08/12/2011
       Laporkan
    memang berbahasa Arab TAPI MAJALAH TERBIT DI ISRAEL, namanya yahudi ya sudah jelas bisa bahasa arab lah...masih satu jazirah.......... | via VIVAnews
  • bittle
    01/12/2011
       Laporkan
    biarin aja situ, lagian wanita arab yang beriman kan lebih mengerti akan adat dan syariah, lebih mengerti mana kebebasan dan kebablasan. | via VIVAnews
  • anwar87
    01/12/2011
       Laporkan
    aneh, maksiat koq bangga.... dasar akhir zaman | via VIVAnews
  • bang_sad
    01/11/2011
       Laporkan
    emang suka yang kya gini...nga sauh munafik TKW aja abis pke di buang... | via VIVAnews
  • dedot
    13/10/2011
       Laporkan
    Anda yg pertama tampil 1/2 telanjang di arab? jangan GE-ER dulu deh! 14 abad yg lalu cewe 1/2 telanjang di arab sdh biasa. bedanya dulu blom ada majalah. Dulu cewe telanjang dinikmati secara live sambil minum arak. Trus, datang Muhammad mereformasinya! | via VIVAnews
  • Kurniawan
    29/09/2011
       Laporkan
    itu propaganza zionis israel biar memicu demokrasi di jazirah arab khususnya isu kesetaraan gender | via VIVAnews
  • NIKE
    29/09/2011
       Laporkan
    ASTAGFIRULLAHALADZIM | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id