« Kembali
Novel "Anak Sejuta Bintang" Dibajak
Buku ini masuk kategori best seller dengan target penjualan hampir 45 ribu eksemplar.
Pipiet Tri Noorastuti
Selasa, 13 Maret 2012, 13:17 WIB
Akmal Nasery Basral saat bedah novel 'Anak Sejuta Bintang' (VIVAnews/ Muhamad Solihin)
Akmal Nasery Basral saat bedah novel 'Anak Sejuta Bintang' (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Sejak pertama kali diluncurkan pada 28 Januari 2012, novel Anak Sejuta Bintang buku ini sudah hampir memasuki cetakan ketiga dengan target penjualan mencapai 45 ribu eksemplar.

Sebanyak 30 ribu eksemplar pada dua cetakan pertama sudah beredar di pasaran dengan angka penjualan hingga pekan ini mencapai 17 ribu eksemplar. Sedangkan cetakan ketiga sebanyak 15 ribu eksemplar mulai naik cetak pekan depan. 

"Buku ini masuk kategori best seller dengan dengan penjualan hampir 10 ribu eksemplar pada bulan pertama," kata Widuri dari Mizan Publishing, yang menerbitkan buku ini.

Keberhasilan penjualan buku ini tentu menggembirakan semua kalangan yang terlibat dalam penerbitan buku ini. Namun di sisi lain, larisnya buku ini ternyata juga memancing gairah pembajak untuk menggandakan buku ini secara ilegal di sejumlah tempat.

Dilema memang. Popularitas sebuah buku hampir selalu diiringi dengan tragedi pembajakan. "Penggandaan ilegal jelas merugikan penulis, penerbit, juga tokoh yang ditulis jika ada konten yang diubah, apalagi ini menyangkut seorang tokoh besar," kata Widuri.

Yang paling fenomenal adalah kasus pembajakan buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Angka penjualan buku hasil bajakan bahkan diperkirakan jauh lebih tinggi dibandingkan cetakan resmi yang diterbitkan Mizan.

Mizan sendiri tak bisa berbuat banyak menyikapi pembajakan yang sudah mengakar di sejumlah industri seni di tanah air. Tak hanya buku, tapi juga musik. Yang mereka lakukan hanya memaksimalkan edukasi masyarakat tentang buruknya pembajakan di jaringan komunitas mereka.

Meski demikian, Mizan tengah mengupayakan investigasi langsung ke sejumlah titik penjualan novel bajakan. Untuk upaya hukum, Mizan akan melakukan koordinasi dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI).

Dan yang pasti, meningkatkan promosi mengenai distribusi novel asli. "Jangan sampai apa yang kami lakukan dengan susah payah justru dimanfaatin para pembajak. Kami tidak ingin buku terbaru kami ini dibajak juga," ujarnya.

Novel Anak Sejuta Bintang banyak mengisahkan tentang kehidupan masa kecil Aburizal Bakrie. Tanpa aroma politik dan kekuasaan, buku setebal 405 halaman karya Akmal Nasery Basral ini mengangkat aspek pendidikan anak-anak, yang harapannya dapat memotivitasi generasi muda di masa kini.

• VIVAlife   |   Share :  
  • galang86
    20/03/2012
       Laporkan
    ah gak menarik bukunya jadi dibajak pun buat apa? paling yang belinya juga kader-kader golkar, hahaa | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id