Teh Rini: Nggak Ada Yang Nomor 1 Atau 2

Istri kedua Aa Gym, Teh Rini
Sumber :
  • VIVAnews/Beno Julianto

VIVAnews - Pernikahan kembali dai kondang Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym dengan Teh Ninih telah mendapat izin dari Teh Rini. Bahkan, Teh Rini adalah orang yang memotivasi keduanya agar menikah lagi. Wanita bernama lengkap Alfarini Eridani itu mengaku senang akhirnya Aa Gym bisa kembali bersama dengan Teh Ninih.

Teh Rini yang ditemui di kediamannya di bilangan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Jumat, 16 Maret 2012 menyatakan sudah terpikirkan untuk menyatukan kembali Aa Gym dan Teh Ninih sejak tiga bulan lalu.

"Aa sama teteh kan sama-sama ulama, jadi kan melakukan apa-apa pasti istikharah. Dan pasti Aa meminta teteh kembali sudah dengan istikharah. Saya bagian memotivasi, menyatukan dua hati yang terpisah itu kan sangat disukai dalam Islam. Ya gitu aja nggak ada yang spesial," ujarnya.

Teh Rini menceritakan selama ini dirinya dekat dengan Teh Ninih. Dia juga sering berkomunikasi melalui Balckberry Messenger. Meskipun demikian Teh Rini menyatakan tidak mencampuri keputusan Teh Ninih untuk menerima kembali pinangan Aa Gym.

"Nggak ada itu bukan wilayah saya. Jadi saya hanya memotivasi Aa sebagai suami saya. Aa yang minta teteh, dan dari teteh itu bener-bener haknya untuk memutuskan. Saya nggak pernah BBM-an masalah itu. Teteh juga jawabannya, 'teteh istikharah dulu'," jelasnya.

Mengenai istri pertama atau istri kedua, Teh Rini menekankan bahwa tidak ada hal-hal seperti itu. Menurutnya, jika semuanya bahagia hal seperti itu seakan menjadi tidak penting.

"Saya mau mengajak orang untuk melihat dengan kacamata positif. Semua ini kebahagiaan, nggak ada nomor satu atau nomor dua, muda mana, tua mana. Karena kalau diurusin yang remeh temeh gitu, yang baiknya jadi ketutup. Kita doakan ajah semoga Aa sama Teteh bersatu lagi itu bermanfaat buat agama, dakwah. Bukan buat kita-kita aja," tuturnya. (eh)

Chelsea Bikin Mikel Arteta Terkesan
Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

PKS Hormati Putusan MK: Selamat Bertugas Prabowo-Gibran

PKS menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Anies-Cak Imin terkait sengketa Pilpres 2024.

img_title
VIVA.co.id
23 April 2024