« Kembali
Klayar: "Pantai Surga" di Jawa Timur
Berada di Pacitan, keindahan pantai perawan ini sangat menyejukkan.
Wuri Handayani
Rabu, 2 Mei 2012, 06:20 WIB
Jajaran tebing yang menghias pantai Klayar (Eno Dewati)
Jajaran tebing yang menghias pantai Klayar (Eno Dewati)

VIVAnews - Jawa Timur merupakan daerah impian saya, Eno Dewati, untuk mencari objek foto sekaligus berwisata. Mengapa daerah ini, menurut saya, karena Jawa Timur merupakan daerah yang masih belum banyak ditoleh orang untuk tujuan wisata.

Tentu saja ini semakin menambah obsesi saya sebagai salah satu orang dari sedikit orang yang berkunjung ke objek alam di sana. Suatu kebanggan, jika belum banyak orang yang menjamah, tetapi saya bisa menikmati wisata ini dengan puas.

Saya sendiri selalu menghabiskan setiap akhir pekan ditemani kamera kesayangan saya ini. Ini saya lakukan untuk mengistirahatkan rutinitas saya sebagai Relations Publiques di Lembaga Indonesia Perancis (LIP) Yogyakarta.

Hingga beberapa waktu lalu saya mendapatkan pantai eksotik. Pantai Klayar. Terletak di kecamatan Donorojo, kurang lebih 45 km dari Pacitan. Pantai cantik dan sulit terjangkau. Ini yang saya rasakan.

Untuk sampai disini, saya harus menyiapkan tenaga ekstra melalui jalan darat. Anda tidak dapat menggunakan akomodasi pesawat untuk menjangkaunya.

Berangkat dari Yogyakarta menggunakan travel, saya menempuh waktu 3 jam. Kebetulan banyak travel tujuan Pacitan yang melayani frekuensi perjalanan hingga tiga kali sehari. Uang yang saya keluarkan juga cukup hemat, hanya Rp60 ribu untuk sampai di Pacitan dengan nyaman.

Anda juga bisa berangkat dari Solo, tapi waktu tempuhnya sedikit lebih lama. Sampai di pusat kota Pacitan, saya melanjutkan perburuan dengan ojek selama kurang lebih 40 menit menuju Desa Kalak.

Perjalanan menuju ke pantai Klayar ini sekaligus tantangan untuk mengetes adrenalin saya. Melewati ruas jalan yang berkelok, bukit, hutan jati, dan turunan yang cukup ekstrim.

Namun, puas rasanya ketika terlihat sebuah pemandangan spektakuler dari tempat tinggi sebelum memasuki pantai tersebut. Pemandangan yang menggugah kekaguman! Perpaduan pahatan karang yang tersusun berjajar, bebatuan, hamparan pasir putih yang lembut, dan langit biru yang membuat saya jatuh hati.

Saya pun langsung berlari ke arah timur dimana terdapat tebing-tebing kapur yang gagah, seolah bukan berada di Indonesia. Gulungan ombak pantai selatan menghempas karang yang ada di tengah pantai. Puas dari tebing kapur ini saya menuju ke barat menaiki tebing berwarna kehijauan.

Di kawasan bebatuan karang tersebut, ada satu fenomena menarik di mana warga setempat menyebutnya sebagai "air muncrat" atau "seruling laut". Hempasan ombak laut dengan tekanan tinggi masuk ke rongga atau gua kecil di dalam karang, terjebak bersama udara, semburan vertikal melalui celah sempit, dan di saat yang sama menghasilkan bunyi desis melengking. Konon, menurut mitos yang ada, berdiri di dekat celah ini dan berbasah dengan "air muncrat" tadi bisa membawa khasiat awet muda. Saya sangat merekomendasikan surga ini untuk Anda!

Keindahan pantai klayar, dapat Anda nikmati melalui tautan ini.

Oleh: Eno Dewati, Yogyakarta

• VIVAlife   |   Share :  
  • se_chan
    02/05/2012
       Laporkan
    berkali kali ke pantai klayar, tidak bosan karena saking indahnya. Dulu masih jalanan batu, sekarang sudah beraspal. Hati hati dengan ombaknya, saran saya, tanya tentang ombak pada Pak Wakidjan sang pemandu wisata pantai klayar. | via VIVAnews
  • tony.arset
    02/05/2012
       Laporkan
    waaah saya minaaat ini, menarik....menikmati anugerah Tuhan | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id