VIVALIFE

FOTO: Kesejukan Sungai Bawah Tanah Gua Pindul

Tetesan air yang menggema membawa ketenangan.
Selasa, 6 November 2012
Oleh : Wuri Handayani
Gua Pindul, Beliharjo, Wonosari.

 

VIVAlife - Yogyakarta tidak hanya memiliki Malioboro yang memikat dengan sederet kios barang seni, atau Kota Gede yang merupakan pusat kerajinan perak. Atau Bantul yang juga menggiurkan dengan berbagai pernik kerajinan kulit dan gerabah. 

Anda juga harus mencicipi sensasi lain yang tersembunyi di Wonosari. Sekitar satu setengah jam dari Yogyakarta, jika menggunakan kendaraan pribadi. Di sana, Anda akan mendapati Gua Pindul. Gua yang terletak di Desa Beliharjo, Karangmojo. Gua ini merupakan satu dari tujuh gua di Beliharjo yang memiliki sungai bawah tanah. Belakangan ini, Gua Pindul memang menjadi pilihan wisata yang berhasil menarik pengunjung. 

gua pindul

Sensasi yang ditawarkan berbeda dari wisata Yogyakarta lain, seperti sentra seni atau surga pantai yang mengelilingi Wonosari. Anda dapat menyusuri sungai dengan hanya duduk manis di atas pelampung. Mengikuti arus sungai yang akan membawa Anda merasakan perjalanan paling berkesan. 

Ini jelas berbeda dengan kegiatan menyusuri sungai terbuka. Karena Anda akan diselimuti dengan kegelapan gua dan hawa dingin yang menyergap. Sungai yang tidak terlalu dalam dengan air yang bening ini benar-benar memanjakan, karena Anda tidak perlu khawatir dengan keamanannya. Suara-suara tetesan air dari atas gua yang menggema jernih, dan sesekali kicauan kelelawar yang terbang. Menghanyutkan Anda dalam suasana ketenangan. 

gua pindul

Kegiatan penelusuran sungai bawah tanah atau cave tubing ini akan sangat sempurna jika Anda melakukanannya pada pagi hari. Sekitar pukl 08.00 sampai 10.00. Sinar matahari akan mememani Anda dikegelapan gua. Beberapa spot berupa celah-celah gua memang masih terjangkau oleh matahari. Tapi Anda juga harus tetap membawa perlengkapan lampu penerangan kecil.

Sorotan cahayanya sekaligus akan menjelaskan bagaimana keindahan gua yang tercipta alami melalui stalaktit dan stalagmit di seluruh dindingnya. Gua ini pun menyajikan keindahan batu-batu kristal dan sebuah pilar raksasa yang berusia ribuan tahun. 

gua pindul

Perjalalan sekitar 300 meter ini mungkin akan terasa sangat singkat untuk ikut menikpati kisa Joko Singlulung. Menurut legenda, gua ini termasuk jalur yang dilewati oleh sang tokoh dalam usaha pencarianya menemukan sang ayah.  (sj)

 

 

TERKAIT