VIVALIFE

Habibie Pernah Hampir Masuk Rumah Sakit Jiwa

"Ibarat laptop, saya sedang hang".
Rabu, 19 Desember 2012
Oleh : Sandy Adam Mahaputra, Rizky Sekar Afrisia
Mantan Presiden RI ke-3 BJ Habibie, saat menyaksikan premiere film Habibie dan Ainun

VIVAnews - Banyak fakta tentang humanisme kehidupan mantan Presiden RI, BJ Habibie, yang terungkap dalam film Habibie & Ainun. Kisah cintanya dengan Ainun Habibie sejak keduanya bertemu hingga dipisahkan oleh maut, terekam dengan baik di sana.

Film yang sampai membuat Presiden SBY terharu itu, memang menampilkan romantisme dan kesetiaan di balik sosok Habibie sebagai pembuat pesawat pertama di Indonesia. Namun ternyata, tak semua kisah hidupnya terangkum di sana.

Ada sekelumit kisah penting yang tak sempat terjabarkan dalam film garapan sutradara Faozan Rizal itu. Habibie menuturkan, sepeninggal cinta matinya, Ainun Habibie, ia sempat hampir masuk rumah sakit jiwa.

Seminggu setelah kepergian almarhumah Ainun karena penyakit kanker ovarium stadium 4, Habibie 'terjebak'. "Jam dua pagi saya terbangun, dengan piyama dan tanpa sandal, saya menangis seperti seorang anak mencari ibunya," cerita Habibie saat ditemui pada premiere film Habibie & Ainun di Plaza Senayan, Rabu malam 19 Desember 2012.

Menurut hasil pemeriksaan tim dokter dari Jerman dan Indonesia, orang yang pernah mendampingi almarhum Soeharto saat menjabat sebagai Presiden RI itu mengalami rasa trauma dan kesedihan yang mendalam.

Saat itu, ia diberi empat opsi. Pertama, Habibie harus dirawat di rumah sakit psikiatris. "Rumah sakitnya orang sakit jiwa," imbuhnya. 

Dibandingkan hal itu dan kedua opsi lain, Habibie pun sampai pada pilihan terakhir: bicara dengan diri sendiri.

"Ibarat laptop, saya sedang hang. Maka yang harus saya lakukan adalah restart," kata putra bangsa yang mendapat privilege tinggal di Jerman serta seluruh negara Eropa itu.

Karena itu, seperti dalam film, yang ia lakukan adalah kembali ke titik pertama ia bertemu Ainun sebagai manusia dewasa. Habibie pulang ke rumah almarhum keluarga Ainun di Bandung, lantas mengingat sang istri tercinta. Alhasil, cara itu ternyata sangat ampuh bagi Habibie untuk memulihkan diri.

"Kondisi itu, karena memang saya dan Ibu Ainun sangat menyatu, tidak pernah tak bersama-sama," kenangnya. (eh)

TERKAIT
TERPOPULER