VIVALIFE

VIDEO: Alasan Maria Selena Tampil Terbuka di Miss Universe

Untuk berprestasi tidak harus dengan embel-embel jabatan.
Jum'at, 18 Januari 2013
Oleh : Wuri Handayani, Rizky Sekar Afrisia
Maria Selena.

 

VIVAlife - Maria Selena, keikutsertaannya mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2012 lalu patut mendapat acungan jempol. Ia pun bersyukur diberikan kesempatan ini. Menurut gadis cantik yang masih tercatat sebagai mahasiswa Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung ini, dirinya sangat bangga kerena tidak semua orang dapat merasakan pengalaman berharganya. 

Kepada VIVAlife, ia menceritakan bagaimana ia meretas karir profesional yang justru di awali dari lapangan basket. Maria Selena memang menyukai basket sejak usia Sekolah Dasar. Saat ini, ia memperkuat tim Women National Basketball League (WNBL) Surabaya Emdee Fever. Ia juga menuturkan bagaimana perjalanannya dari Puteri Indonesia ke Miss Universe. 

Open mind

Ajang Miss Universe membawa pengalaman baru bagi Marsel. Ia mendapat teman-teman yang sangat baik dan sportif, yang masih tetap menjaga hubungan dengannya hingga saat ini. Melalui Miss Universe, Marsel juga belajar soal menghargai perbedaan kebudayaan.

Maria Selena

Sepulang dari Las Vegas, ia menjadi  lebih terbuka dalam memandang sesuatu. Menurutnya, Indonesia masih terlalu menganut adat Ketimuran yang cenderung tertutup terhadap budaya luar. Dalam ajang kecantikan dunia itu, Marsel belajar soal keterbukaan.

"Di sini kan cenderung sopan, di sana saya belajar lagi gimana untuk sopan tapi tetap atraktif dan interaktif. Kita harus cerdas, tetap menjadi warga Indonesia yang mencintai bangsa negaranya tapi tidak menutup kemungkinan menyerap hal positif dari budaya lain," bebernya.

Ia juga menuturkan soal sorotan masyarakat pada salah satu sesi penjurian Miss Universe, yakni berpakaian renang. Baginya, ini bukanlah hal yang harus diperdebatkan atau kontroversial. Karena setiap kontestan memang dituntut demikian. Termasuk jika dirinya harus berpose di depan kamera. 

Ajang Miss Universe juga bisa dibilang membuka jalan Marsel untuk eksis baik di dalam maupun luar negeri. Yang pasti, ia sangat bangga karena mampu menunjukkan ke luar sana bahwa dirinya berpotensi. Setelah ajang itu, ia mendapat begitu banyak tawaran pekerjaan, salah satunya sebagai brand ambassador sebuah produk kecantikan. Ia juga ditawari beberapa pekerjaan profesional, terutama di bidang entertainment. "Untuk pekerjaan profesional saya masih belum prioritaskan, karena masih kuliah," jelasnya.

Maria Selena

Baginya, mengasah kemampuan lebih penting daripada ia harus langsung terjun tanpa bekal apa-apa. Marsel tak ingin dianggap menjajal dunia hiburan hanya karena aji mumpung."Aji mumpung itu nggak apa-apa, asal juga punya kemampuan," tambahnya.

Ia merasa malu jika harus muncul di dunia hiburan tanpa ada kompetensi khusus. Untuk itu, ia memilih melanjutkan kuliah sambil mengasah kemampuannya dan belajar pada para senior, barulah meniti karier sebagai presenter, model, atau bahkan mungkin aktris.

Peduli anak

Sebagai Puteri Indonesia dengan masa jabatan terlama, 2011-2013, Maria Selena telah menorehkan catatan kegiatan positif. Salah satunya, berpartisipasi mendukung aksi damai menolak kekerasan anak dan perempuan dengan berkampanye di Bundaran HI, beberapa waktu lalu.

Baginya, itu merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap isu-isu aktual, terutama yang terabaikan oleh pihak-pihak yang seharusnya berwenang. "Ini kelihatannya agak terabaikan oleh kepolisian. Apa salahnya ikut ramai-ramai di sini untuk menyosialisasikan itu." Apalagi, ia termasuk pecinta anak-anak.

Bentuk kepedulian terhadap anak dan perempuan memang tidak terbatas hanya dengan aksi damai berkampanye atau sosialisasi. Ia sendiri sebenarnya lebih memilih berkegiatan melalui lembaga-lembaga sosial dan media. Namun jika memang harus turun ke jalan, ia pun tak masalah. Wawancara selengkapnya dapat dilihat melalui video ini.

Di kampusnya sendiri, ia juga terlibat beberapa kegiatan mahasiswa yang terfokus pada kepedulian terhada anak. Ia banyak mengadakan kegiatan sosial sebagai wadah interaksi orang tua dan anak, yang menurutnya penting dan berdampak positif bagi perkembangan anak.

Berbagai kegiatan itu, lanjut Marsel, tak hanya ia lakukan sebagai Puteri Indonesia. Title itu diakuinya memberi dampak positif, berupa improvisasi kepribadian dari seorang mahasiswi biasa menjadi sosok panutan yang dikenal hampir se-Indonesia.

"Sekarang memiliki tekad yang lebih besar, value yang lebih besar juga, itu sih yang menonjol sebagai Puteri Indonesia," tuturnya. Marsel mengaku tak ada hal-hal yang dirasanya kurang saat menjabat sebagai Puteri Indonesia 2011. Semua hal bahkan berjalan lebih baik dari ekspektasinya. Ia pun mengaku puas dan siap melengserkan mahkota Puteri Indonesia pada penerusnya.

Ia berharap, Puteri Indonesia berikutnya merupakan sosok yang mau bekerja keras dan bisa membawa nama baik title itu sendiri. "Ada yang menganggap Puteri Indonesia hanya dengan sebelah mata. Mudah-mudahan bisa title itu sebagai pribadi yang memang bisa mengayomi," harapnya.

Maria Selena di Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2011

Namun, ia juga ingin Puteri Indonesia berikutnya tetap menjadi sosok remaja pada semestinya. Marsel menekankan pentingnya sifat humble, tetap menjadi dirinya sendiri, serta enerjik dan ceria. (adi)

 

 

TERKAIT