VIVALIFE

Siap Nikah Muda, Juwita Bahar Tak Takut Perceraian

Juwita dan tunangannya akan menikah tiga tahun lagi.
Rabu, 24 April 2013
Oleh : Lutfi Dwi Puji Astuti, Rizky Sekar Afrisia
Juwita Bahar dan tunangannya, Barry

VIVAlife - Meski umurnya baru 17 tahun, putri Annisa Bahar, Juwita sudah mantap bertunangan dengan sang kekasih pilihan ibunya, Barry Muhammad.

Tak dipungkiri, pertunangan itu mengubah pribadi Juwita. Kini, ia dinilai ibunya mendadak berubah dewasa. Padahal sebelumnya, Juwita sering bertingkah kekanak-kanankan dan sering ngambek.

"Sekarang berubah, dulu sering ngambek-ngambekan. Sekarang sih lumayan, karena dia mau memberi mamanya yang terbaik," ujar Annisa saat ditemui di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Di awal berpacaran, Juwita juga sering menunjukkan wajah cemberutnya. Namun, semua itu hilang setelah mengenal lebih dalam karakter sang kekasih. Juwita yang ditemui dalam kesempatan sama dengan ibunya pun tak segan memuji tunangannya.

"Orangnya tampan, pintar. Belum tentu di luar, bisa dapat yang lebih dari itu," ujar Juwita meyakinkan sang ibunda.

Ia bahkan merasa, tak sia-sia dijodohkan dengan Barry. Setelah resmi bertunangan, rencananya pernikahan mereka akan digelar tiga tahun lagi, saat keduanya lebih dewasa dan mapan. Juwita sendiri memang berkeinginan menikah muda agar saat punya anak nanti, ia masih terlihat 'seumuran'.

Juwita dan Barry pun tengah memantapkan diri masing-masing untuk saling berkomitmen menikah. Keduanya sudah berniat serius. Juwita mengaku tak khawatir akan fenomena banyaknya artis yang kawin-cerai. "Nikah saja bisa cerai, apalagi yang tunangan. Tapi kita berpikir positif, itulah kalau dilandasi kasih sayang," bebernya sambil tersenyum.

Meski sudah bertunangan, tak lantas Juwita dibebaskan bergaul dengan Barry. Sebagai orangtua, Annisa tetap mengawasi anaknya dengan ketat. Apalagi, usia remaja sangat rentan untuk penasaran akan hal-hal baru. "Kalau mau ke rumah tunangannya Juwita tinggal bilang, nanti diantar," tutur Annisa.

Sudah barang tentu, ia tetap memiliki rasa khawatir terhadap putrinya itu.

Yang bisa dilakukan Annisa, adalah banyak-banyak menasihati Juwita untuk tak lupa menjaga diri. Selama bisa bersama selama 24 jam, itu pun ia lakoni. "Aku selalu ajarkan dia, wanita harus berharga diri tinggi, jadi hidupnya nggak sengsara," nasihatnya bijaksana. (asp)

TERKAIT
    TERPOPULER