« Kembali
Teh Oolong Yang Kaya Manfaat
Siapa yang tidak suka minum teh?
Ririn Aprilia
Rabu, 1 Mei 2013, 00:02 WIB
Teh Oolong yang Kaya Manfaat  
Teh Oolong yang Kaya Manfaat  

VIVAlife -  Siapa yang tidak suka minum teh, salah satu minuman kaya manfaat ini. Sebagai minuman yang baik bagi kesehatan, teh hadir dengan beragam jenisnya, mulai dari teh hijau yang dikenal sebagai minuman kaya antioksidan dan diyakini mampu mencegah kanker, hingga teh oolong yang tak kalah banyak manfaatnya.

Apa itu teh oolong? Oolong merupakan salah satu jenis teh yang berasal dari Cina, nama oolong sendiri diambil dari sebuah nama pria Cina yakni Wu Long atau Oolong.

Teh oolong dibuat dengan cara fermentasi, setelah daun teh dipetik, lalu dijemur di bawah sinar matahari dan dikeringkan di dalam ruangan dengan kelembapan tertentu untuk dilakukan oksidasi. Proses oksidasi ini hanya dilakukan setengah jalan, karena okidasi sempurna menjadikan teh berwarna hitam.

Setelah dihentikan proses oksidasinya, dauh teh kemudian digosokan berulangkali hal ini dilakukan untuk mendapatkan citarasa serta aroma yang baik, karena teh oolong tidak dibuat untuk pecah, sehingga sebagian struktur sel daun masih relatif menyatu. Terakhir daun teh tersebut dikeringkan kembali dengan arang. Proses inilah yang membedakan tiap-tiap jenis teh sehingga memiliki manfaat yang berbeda walaupun dari daun teh yang sama.

Dalam proses fermentasi yang unik, enzim dalam daun teh menghasilkan bahan-bahan baru diantaranya kalsium, tembaga, kalium, zat besi dan beberapa vitamin seperti vitamin A, B, C, E dan K serta polifenol yang berfungsi sebagai anti oksidan. Polifenol yang terkandung dalam teh oolong memiliki efek antioksidan yang menekan aksi oksigen yang berbahaya, dan melindungi tubuh Anda dari oksidasi.

Manfaat polifenol dalam teh oolong


Akumulasi berlebihan dari oksigen aktif dalam tubuh Anda dapat menyebabkan gejala penuaan, pembuluh darah, seperti sclerosis arteri, diabetes, stroke otak, dan infark miokard.

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa sel-sel kanker muncul sebagai akibat dari perubahan DNA normal yang diserang oleh oksigen aktif. Oksigen aktif berbahaya dapat hilang karena tubuh manusia menghasilkan SOD atau enzim (superoxide dismutase). Polifenol dalam teh oolong membantu kesempurnaan kerja enzim superxide dismutase (SOD) sehingga mencegah oksidasi dalam tubuh Anda. Selain itu teh ini juga berkhasiat menyingkirkan radikal bebas, karena kandungan polifenolnya memiliki daya antioksidan 100 kali lebih besar dari vitamin C.

Kandungan polifenol dalam teh mampu melawan mikroba jahat agar memperkuat tubuh sehingga tidak mudah sakit. Tak hanya itu, dengan mengkonsumsi teh oolong maka baik mengurangi faktor risiko terkena obesitas atau kegemukan yang mengontrol metabolism lemak tubuh. Obesitas merupakan salah satu penyebab munculnya penyakit diabetes tipe 2, sehingga dengan mengkonsumsi teh oolong secara rutin maka kadar gula dalam darah dapat dikendalikan.

Ada baiknya setiap hari di rumah Anda selalu tersedia teh oolong agar dapat dikonsumsi kapan saja, dan dimana saja, karena teh oolong merupakan salah satu minuman yang mudah ditemukan karena kaya polifenol.

Jadi sudahkah Anda minum teh oolong setiap hari? (web)



• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id