Diet Ekstrem Model Internasional: Makan Kapas

Model kurus
Sumber :
  • Glamour.com
VIVAlife -
Bertemu Majelis Masyayikh, Menag Bahas Rekognisi Santri dan Ma’had Aly
Memiliki tubuh kurus, seperti sudah jadi keharusan bagi para model. Berbagai cara pun dilakukan. Mulai dari cara yang sehat seperti makan rendah kalori dan olahraga teratur, hingga melakukan hal-hal ekstrem, salah satunya dengan menyantap kapas.

Menegangkan, Timnas Indonesia U-23 Ditahan 10 Pemain Korea Selatan

Bria Murphy, putri dari Eddie Murphy yang juga seorang model, mengungkapkan hal tersebut. Upaya gila ini kerap dilakukan model internasional untuk menjaga tubuh tetap kurus, yang memang lebih disukai oleh para desainer.
Bawa Kabar dari Tanah Suci, Peran Media Optimalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji


Dalam acara "Good Morning America", Bria mengatakan bahwa ia pernah melihat seorang model memakan bola kapas. "Mereka celupkan bola kapas ke dalam jus jeruk dan mereka makan untuk membantu mereka merasa kenyang. Kapas memang tidak melakukan apa-apa untuk tubuh mereka, hanya larut begitu saja," ujar wanita berusia 23 tahun ini, dikutip dari
Daily Mail.


Bria juga bercerita banyak model yang ditekan untuk terlihat sempurna. Hingga, mereka kecanduan obat-obatan pelangsing dan terkena anoreksia. Mengunyah dan menelan kapas memang terdengar gila. Tapi cara ini dianggap lazim oleh para model.


Tekstur kapas yang mengembang membuat perut terasa kenyang. Meskipun mereka hanya minum air dan tidak makan apapun. Pada 2010, seorang model bernama Amy Lemons juga pernah mengatakan bahwa ia melihat banyak model memakan bola kapas yang dicelupkan pada jus jeruk untuk membantu mereka merasa kenyang.


Pada 2011, ibu dari Sessilee Lopez, Janice Celeste juga pernah menuliskan hal serupa bukunya. Dan Kira Dikhtyar, model asal Rusia juga pernah mengatakan hal tersebut pada
Fox News
dan menyebabkan banyak model yang menderita anoreksia.


Bria mengungkap, hal-hal tersebut biasanya terjadi karena sang model terlalu sering menerima penolakan. Karena menurutnya, saat seseorang terjun ke dunia model, mereka harus siap masuk ke dalam sebuah ruangan untuk dinilai.


"Beberapa orang akan mengatakan 'tidak' tanpa alasan. Tetapi kebanyakan model ditolak karena alasan-alasan seperti 'hidung Anda terlalu besar', 'pantatmu terlalu besar' atau 'kakimu terlalu berlemak'," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya