« Kembali
LIVE TVONE
Satu Jam Lebih Dekat Bersama Syafii Antonio
Keinginannya menjadi mualaf, Syafii ditentang keluarga.
Beno Junianto, Heryu Nandiasa
Sabtu, 10 Agustus 2013, 09:15 WIB
Syafii Antonio (Dokumentasi Pribadi)
Syafii Antonio (Dokumentasi Pribadi)

VIVAlife - Syafii Antonio menjadi bintang tamu di Satu Jam Lebih Dekat bersama di tvOne sore ini mulai pukul 15.00 WIB. Ia akan bercerita tentang masa lalunya sebelum dan setelah menjadi mualaf.

Bungsu dari 7 bersaudara ini menjadi mualaf di usia belia walau pihak keluarga menentang. Setelah lulus dari SMA Muhammadiyah di Sukabumi, ia menerima beasiswa di Yordania mengambil studi Islam. Tak lama setelah lulus dari Yordania, Antonio langsung mengambil studi master di Malaysia di bidang Mikro Finance, dan Doktoral di Australia pada tahun 2004.

Kini juara bulutangkis di Sukabumi itu aktif di dunia perbankan syariah di Indonesia dan luar negeri. Ia juga membuka Universitas Ekonomi Islam Tazkia, di Sentul city, Bogor. Lelaki yang memiliki moto yang paling baik, adalah yang paling banyak memberikan manfaat itu yakin bisa memberikan perubahan pada bangsa ini

"Saya terlahir Nio Gwan Chung, waktu SD nama saya Pilot Sagara Antonio, di Sukabumi supaya keren menjadi Yofie, nggak tahu gimana kakak-kakak yang kasih nama Yopie Antonio, jadi di SD dikenal sebagi Pilot, SMP dan SMA kenalnya Yopie," katanya.

Ketika menjadi mualaf, Antonio pernah tinggal di pondok pesantren Annidzom, Sukabumi.

"Waktu datang saya ingat dia nggak bawa apa-apa, tanpa paksaan orang tua. keliatan lucu anak itu, ibadahnya tekun, ngajinya tekun, selalu solat berjamaah di belakang kita. dia disyahadatkan guru di Bogor, di Masjid Agung. Dia juga suka nginep di masjid agung sukabumi. Keliatan ketekunan semangatnya," ujar pimpinan pesantren Annidzom.

Hadir sebagai tamu spesial, teman dekatnya semasa di pesantren, Haji Aam. Menurutnya Antonio merupakan santri yang rajin, ia pernah memergoki Antonio sedang belajar di tengah sawah.

Tak hanya Haji Aam, kakaknya juga hadir ke studio tvOne.

"Sebagai saudara kami berharap untuk tetap menjaga tali persaudaraan, walau orang tua tiada tetap diadakan kumpul keluarga besar Antonio. Walaupun agama kita sangat bhineka tunggal ika, berbagai agama, kita tetap berbagi saat lebaran, natalan, imlek, Koko menyempatkan datang ke kami," tuturnya.

"Semenjak SMP, SMA saya tahu dia di pesantren, kadang pulang ke rumah, saya kangen, kadang di rumah sulit bagi adik saya untuk sahur. Dia tidak pernah sahur," kata sang kakak.

Ingin lebih dekat dengan sosok Syafii Antonio, saksikan Satu Jam Lebih Dekat pukul 15.00 WIB atau bisa lihat video-nya di sini. (eh)
• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id