FOTO: Di Pulau Kecil Ini Kucing Jadi Penguasa

Kucing memiliki gigitan yang mengerikan.
Sumber :
  • REUTERS / Thomas Peter

VIVA.co.id - Pulau di selatan Jepang ini bisa dibilang unik. Pulau bernama Aoshima ini dihuni oleh sekitar 120 ekor kucing dengan populasi manusia hanya 20 jiwa.

Seperti dilansir Reuters, penduduk Pulau Aoshima mayoritas adalah pensiunan perang yang hijrah bersama gelombang migran pencari kerja setelah Perang Dunia Kedua.

Dan yang lebih uniknya lagi, di pulau ini, kucing yang menjadi penguasa pulau. Bahkan sempat ada aturan, rumah-rumah yang ditinggalkan di pulau tersebut harus dihuni oleh kucing.

Awalnya pun kucing-kucing tersebut sengaja dikembangbiakkan untuk menangani tikus yang banyak menghuni perahu nelayan. Akhirnya di Pulau Aoshima ini, jumlah kucing terus diperbanyak.

Aoshima, pulau yang bisa dikunjungi dengan menggunakan kapal feri selama 30 menit di lepas pantai Prefektur Ehime ini, telah menjadi rumah bagi 900 orang pada tahun 1945.

Dan kini, tempat ini menjadi lokasi yang sibuk. Setiap harinya, muatan kapal dirisi oleh turis yang dtang dari daratan untuk mengunjungi pulau Aoshima yang kini juga dikenal dengan sebutan Pulau Kucing.

Meski pun di pulau ini tidak tersedia fasilitas berupa restoran, kendaraan, toko atau kios yang menjual  makanan ringan, namun para turis pecinta kucing tetap antusias datang ke tempat ini. Bagi mereka para pecinta kucing, pulau ini adalah surga.

"Ada satu ton kucing di sini, kemudian ada semacam  kucing penyihir yang keluar untuk memberi makan kucing yang cukup menyenangkan," kata pengunjung, berusia 27 tahun-- Makiko Yamasaki. "Jadi aku ingin datang lagi."

Kucing-kucing di Aoshima pun tidak terlalu pilih-pilih. Dia bisa hidup dengan mengonsumsi nasi, atau kentang. Dengan tidak adanya predator alami, mereka bisa dengan bebas menjelajah pulau tanpa rasa takut.

Meski begitu, tidak semua warga di pulau itu menjadi pengagum atau pecinta kucing.  Seorang wanita tua bahkan terlihat sering  mengusir hewan itu pergi dengan tongkat ketika mereka menggali kebun belakang nya. Tapi walau begitu, warga di sana berusaha untuk menjaga populasi kucing tersebut.

Warga disana pun sulit berperilaku ramah dengan para turis. Sebab, mereka pun mengaku ingin hidup lebih damai di tempat tinggalnya.

"Saya hanya berharap, mereka yang datang tidak menjadi beban orang-orang yang tinggal di sini," kata salah satu warga Hidenori Kamimoto (65) yang berporfesi sebagai nelayan. Lihat foto-fotonya di sini.

Kucing Betina Ini Terobsesi Celana dan Kaus Kaki Pria

![vivamore="Baca Juga :"]

[/vivamore]
Pengungsi Suriah Selundupkan Kucing ke Yunani
Ilustrasi anak

Kucing, Hewan Terapi Anak Kebutuhan Khusus

Kucing juga bisa memberikan kesehatan secara mental bagi manusia.

img_title
VIVA.co.id
9 Agustus 2016