Kini Beli Obat Semudah Update Status

Ilustrasi suplemen.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id - Membeli obat mungkin menjadi urusan paling sepele. Namun, bagaimana jika kebutuhan obat muncul di tengah malam, atau mungkin demi satu butir obat harus pergi ke beberapa apotek untuk mendapatkan obat yang diresepkan dokter. Permasalahan seperti ini pasti pernah dihadapi banyak orang.

10 Aplikasi yang Rakus Baterai dan Data Smartphone
Ketika update status bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun, seharusnya begitu pun dengan obat. Sebab, pada kenyataannya, hal itu berhubungan dengan kesehatan pribadi ataupun orang lain di sekitarnya. Apalagi, bagi mereka yang tinggal di Jakarta dengan segala kemacetannya, efisiensi waktu sangat dihargai.
 
Samsung Bikin Fitur Keren Buat Biker, Namanya S Bike
Untuk itu, sebuah aplikasi dibuat agar memudahkan masyarakat yang ingin membeli obat, apa pun jenisnya, dan dalam kondisi apa pun.
 
Aplikasi Ini Mampu Terjemahkan Arti Tangisan
"Aplikasi Apotik Antar hadir sebagai solusi yang bisa menjawab berbagai permasalahan terkait layanan kesehatan," kata Chief Executive Officer (CEO) M-Health Tech, Jonathan Sudharta, dalam Media Luncheon Aplikasi Apotik Antar, di Jakarta Pusat, Rabu 24 Februari 2016.
 
Aplikasi ini sangat mudah digunakan, dan yang terpenting adalah, masyarakat tidak perlu khawatir akan keaslian obat, karena aplikasi ini hanya bekerja sama dengan 200 apotek yang telah memiliki izin resmi.
 
"Obat akan diantar dalam waktu kurang dari satu jam. Hal ini sangat mungkin terjadi karena aplikasi apotik antar bekerja sama dengan Go-Jek, dan saat pertama order diterima akan dicari apotek terdekat dalam radius 5 kilometer. Jika obat tidak tersedia akan dicari dalam radius 15 kilometer, dan terakhir 25 kilometer," tuturnya.
 
Obat yang bisa dibeli adalah obat yang dijual bebas, ataupun obat dengan resep dokter. Untuk obat dengan resep dokter, resep akan difoto dan diunggah layaknya mengunggah foto di akun media sosial lainnya.
 
Tidak perlu khawatir soal harga, karena semua dikembalikan pada pengguna, apakah mereka akan setuju dengan harga yang muncul. Kalau tidak setuju dan merasa harga terlalu mahal, maka pengguna bisa menolak, untuk kemudian melakukan order ulang. Untuk pembayaran, saat ini hanya bisa dilakukan dengan sistem cash on delivery. Namun, ke depannya akan bisa dilakukan dengan sistem pembayaran online, seperti e-wallet.
 
Selanjutnya, hingga akhir Februari 2016, Apotik Antar akan menerapkan bebas ongkos kirim untuk semua transaksi, dan pembelian obat akan dilayani untuk obat dan produk kesehatan lain seperti perban serta lainnya dengan harga dan jumlah berapa pun, mulai dari satuan.
 
Untuk sekarang, aplikasi yang bisa diunduh dari Google Play Store dan App Store ini hanya bisa digunakan di wilayah Jadetabek. Namun, untuk akhir Maret 2016, aplikasi ini sudah bisa digunakan di hampir 12 kota di Indonesia yang sudah ada layanan Go-Jek.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya