TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Studi: Soda dan Minuman Manis Meningkatkan Risiko Kanker

Peneliti menganalisis survei dari 70.000 orang dewasa selama 13 tahun.
Studi: Soda dan Minuman Manis Meningkatkan Risiko Kanker
Ilustrasi Minuman bersoda

VIVA.co.id – Orang yang minum banyak soda atau minuman manis lainnya, mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker langka di empedu dan saluran-saluran empedu di sekitar hati. Sebuah studi di Swedia menunjukkan itu.

Obesitas serta peningkatan kadar gula darah menjadi ciri khas dari obesitas yang dapat meningkatkan risiko kanker ini. Karena soda dan minuman manis lainnya telah dikaitkan dengan gula darah tinggi dan berat badan. 

Peneliti bertanya-tanya apakah minuman ini memainkan peran dalam jenis kanker, kata penulis studi utama Susanna Larsson dari Institut Karolinska di Swedia. Untuk mengeksplorasi kemungkinan ini, peneliti menganalisis data survei dari kebiasaan makan dan minum 70.000 orang dewasa selama 13 tahun.

Hanya sekitar 150 orang mengembangkan empedu saluran atau kanker kandung empedu selama masa studi. 

Tapi dibandingkan dengan orang-orang yang menghindari minuman gula, termasuk pemanis buatan, penikmat gula lebih memiliki risiko mengembangkan tumor kandung empedu. Juga kemungkinan 79 persen lebih tinggi terkena kanker saluran empedu, studi ini menemukannya.

"Konsumsi soda telah konsisten dikaitkan dengan risiko kanker saluran empedu dan kanker lainnya dalam studi sebelumnya yang serupa," kata Larsson melalui email, seperti dilansir laman Huffington Post.

“Penelitian saat ini adalah studi pertama yang menunjukkan hubungan yang kuat antara konsumsi minuman manis seperti soda dan risiko kanker saluran empedu," ucap Larsson.
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP