TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Enam Penyebab Perut Buncit

Gemar mengonsumsi diet soda memiliki kadar lemak yang tinggi.
Enam Penyebab Perut Buncit
Ilustrasi perut buncit (Pixabay/pezibear)

VIVA.co.id – Jika Anda memiliki terlalu banyak lemak di sekitar pinggang, bisa jadi itu adalah salah satu tanda bahaya. Faktor risiko yang mungkin ada yaitu diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah metabolisme. 

Berikut beberapa alasan ilmiah mengapa perut Anda menimbun banyak lemak, dikutip dari laman India Times

Mengonsumsi lemak jahat

Untuk mengurangi lemak di perut, konsumsilah lemak baik, terutama lemak tak jenuh tunggal. Biasanya lemak seperti ini terdapat pada selai kacang.

Sedih berkepanjangan

Sebuah studi dari Rush University Medical Center menunjukkan, jika perempuan mengalami depresi dan sedih berkepanjangan cenderung berpotensi buncit. Alasan utamanya adalah bahwa saat Anda depresi dan sedih, Anda akan cenderung malas bergerak.

Kekurangan magnesium

Magnesium bermanfaat untuk lebih dari 300-an fungsi dalam tubuh. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 2013 silam, orang yang mengonsumsi banyak magnesium memiliki kadar gula darah dan insulin yang rendah. Konsumsi makanan kaya magnesium seperti ikan, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, alpukat, pisang dan cokelat hitam.

Diet soda

Sebuah studi menunjukkan bahwa mereka yang gemar mengonsumsi diet soda memiliki kadar lemak yang tinggi di bagian perut.

Kurang tidur

Tidur yang berkualitas adalah hal paling penting dalam menjalankan hidup sehat. Gangguan tidur juga dapat menambah berat badan. Menurut sebuah penelitian, pria dengan obesitas dan apnea saat tidur memiliki lemak lebih banyak di bagian perut ketimbang mereka yang tidurnya berkualitas baik.

Kurang serat

Serat sangat baik untuk pencernaan dan mengatur berat badan. Beberapa serat membantu Anda untuk tetap kenyang dan mengurangi kadar serapan kalori makanan. Mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi tanpa diimbangi makanan kaya serat akan memicu penumpukan lemak di perut. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP