TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Akhirnya Terjawab, Alasan Jack 'Titanic' Tak Terselamatkan

Fans berteori pintu apung muat untuk berdua, sutradara angkat bicara.
Akhirnya Terjawab, Alasan Jack 'Titanic' Tak Terselamatkan
Adegan Akhir Film Titanic (20th Century Fox)

VIVA.co.id – Setelah 20 tahun ditayangkan, film Titanic masih saja diperbincangkan. Salah satu topik yang selalu diperdebatkan adalah bagian akhir film ketika Rose mengapung di atas laut dengan daun pintu di atasnya.

Orang-orang mengatakan bahwa Rose (Kate Winslet) sebenarnya membiarkan Jack (Leonardo DiCaprio) mati tenggelam karena tidak mengajaknya naik ke atas daun pintu yang ia gunakan. Sejumlah pembuktian bahkan dilakukan untuk menggambarkan daun pintu itu cukup dipakai mereka berdua.

Namun sebagian lainnya membela jika Rose tidak melakukannya karena pintu tersebut tidak bisa mengapung jika dinaiki dua orang sekaligus. Lagi-lagi, sejumlah orang melakukan pembuktian bahwa dua karakter utama Titanic ini bisa tetap hidup dengan pelampung dan daun pintu yang mengapung.

Sang sutradara, James Cameron, tidak tutup telinga dengan berbagai teori orang-orang ini. Baru-baru ini, saat berbicara dengan media tentang film-filmnya dan Oscar, dilansir Screen Rant, James akhirnya membeberkan alasannya.

"Baiklah, mari kita benar-benar melakukannya. Kamu Jack, kamu ada di dalam air dengan suhu 28 derajat, otakmu mulai mengalami hipotermia. Mythbusters (orang-orang itu) meminta kamu untuk melepaskan jaket keselamatan kamu, melepaskan milik Rose juga, lalu berenang ke bawah, mengaitkannya (pelampung) kepada sesuatu dengan cara ini itu," James mengawali penjelasannya.

Ia pun melanjutkan bahwa apa yang dibayangkan orang-orang tidak bisa dilakukan dalam dua menit saja. Artinya, Jack harus berenang dan memasangkan pelampung di bawah pintu itu dengan suhu air yang sangat dingin bisa memakan waktu waktu 5 hingga 10 menit.

"Jadi, seiring waktu, kamu kembali, kamu sudah mati. Maka itu tak bisa dilakukan. Yang terbaik adalah, Jack membiarkan tubuh atasnya di luar air dan berharap ada yang menyelamatkannya sebelum akhirnya meninggal. Mereka (orang-orang berteori) sangat lucu, aku ingin membuat film dengan mereka, tapi sayangnya mereka penuh omong kosong," ujar sang sutradara dengan tegas.

Namun James Cameron menerima kritikan lain ketika banyak yang menyangsikan dekatnya posisi bintang-bintang saat kapal tenggelam. James memperbaikinya pada film versi 3D yang dirilis beberapa tahun lalu.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP