TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Menengok Keindahan Curug Orok di Garut

Curug Orok dari kawasan Kota Garut bisa ditempuh sekitar satu jam.
Menengok Keindahan Curug Orok di Garut
Curug Orok di Garut (VIVA.co.id/Diki Hidayat (Garut))

VIVA.co.id – Mungkin sudah tidak asing lagi salah satu air terjun di Kabupaten Garut Jawa adalah Curug Orok, yang berada di dalam kawasan PT Perkebunan Nusantara. Curug Orok berada di Desa Cikandang, kecamatan Cikajang Garut, daerah yang terkenal memiliki suhu paling dingin di daerah Garut.

Curug Orok kini memiliki beberapa perubahan yang cukup signifikan. Selain panorama keindahan air terjun dengan ketinggian mencapai 45 meter, tempat wisata alam itu sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti kantin, penginapan dan juga kolam renang.

"Kalau dahulu kita hanya menikmati air terjun dana kawasan kebun teh, sekarang sudah ada beberapa fasilitas untuk memanjakan pengunjung," ujar salah seorang pengunjung, Inggit Resta Krisnadya, Rabu 22 Februari 2017.

Para pengunjung hanya dibebani tarif masuk Rp12 ribu per orang. Dari jalan utama Cikajang-Pamulihan pengunjung harus menempuh jarak yang cukup jauh dan meniti anak tangga untuk turun ke dasar air terjun sejauh kurang lebih 250 meter.

"Ya, walaupun jauh, tapi sepanjang jalan mata kita dimanjakan dengan pemandangan kebun teh yang hijau, jadi tak akan terasa cape," ungkap Inggit.

Menurut Inggit, Curug Orok memiliki cerita yang unik. Dahulu ada seorang ibu yang membuang bayinya dari atas air terjun. Bila diterjemahkan dari Bahasa Sunda, Curug Orok berarti air terjun bayi.

"Memang cukup ngeri kalau menyimak arti Curug Orok, karena dahulunya tempat seorang ibu membuang bayinya," katanya.

Inggit, mahasiswa Universitas Garut yang hobi mengunjungi obyek wisata di Garut, mengungkapkan bahwa air yang mengalir ke curug ini berasal dari air pegunungan dan belum terkontaminasi oleh limbah apapun. Suhu udara cukup dingin, sehingga bila terlalu lama bermain air, Anda bisa menggigil kedinginan.

"Makanya kalau berwisata ke Curug Orok harus membawa jaket tebal, dan jangan berlama-lama mandi di dasar curug," katanya.

Tidak jauh dari Curug Orok, sebenarnya masih terdapat tujuh air terjun yang masih asri dan terjaga keutuhannya serta belum dibuka untuk umum.

"Suatu saat saya ingin mengunjungi ketujuh air terjun itu, mudah-mudahan segera tercapai," ucap Inggit pendek.

Curug Orok dari Kota Garut bisa ditempuh sekitar satu jam, dari arah pertigaan Cikajang, mengambil arah Kecamatan Bungbulang. Selama perjalanan, pengunjung juga akan melintas Markas dan Asrama Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM). (ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP