TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Vitamin Dalam Susu Diklaim Cegah Rasa Sakit Usai Kemoterapi

Efek kemo turunkan kualitas hidup pasien.
Vitamin Dalam Susu Diklaim Cegah Rasa Sakit Usai Kemoterapi
Susu. (Pixabay/ condesign)

VIVA.co.id – Menurut sebuah penelitian, vitamin yang ditemukan  dalam susu berguna untuk mengobati dan mencegah nyeri saraf yang disebabkan oleh pengobatan kemoterapi.

Dalam penelitian dengan metode uji pre klinik ini, para peneliti menguji efek dari nicotinamide riboside (NR), suatu bentuk vitamin B3. efek tersebut di uji coba pada pada tikus betina yang diperlakukan dengan paclitaxel (metode terapi kanker), kemoterapi yang biasa digunakan untuk mengobati kanker payudara dan ovarium.

Meskipun kemoterapi telah meningkatkan tingkat ketahanan hidup kanker, banyak dari obat ini juga menyebabkan  efek samping yang menurunkan kualitas hidup pasien dan korban.

Secara khusus, banyak obat anti-kanker menyebabkan neuropati perifer (CIPN) akibat kemoterapi, atau  kerusakan saraf dan nyeri.

"Kemoterapi termasuk neuropati perifer keduanya dapat menghambat kelanjutan pengobatan dan bertahan lama setelah perawatan telah berakhir, sangat memengaruhi kualitas hidup pasien kanker," kata penulis studi pertama Marta Hamity dari University of Iowa di AS.

Hamilty menambahkan, temuannya mendukung gagasan bahwa NR berpotensi dapat digunakan untuk mencegah atau mengurangi CIPN pada pasien kanker, sehingga menghasilkan peningkatan yang berarti dalam kualitas hidup mereka dan kemampuan untuk mempertahankan pengobatan yang lebih baik dan lebih lama.

DIlansir Indianexpress, temuan yang dipublikasikan dalam Jurnal Pain ini, meletakkan dasar untuk menguji apakah suplemen gizi ini dapat mengurangi nyeri saraf pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.

Riboside nicotinamide meningkatkan kadar metabolit sel penting yang disebut nicotinamide adenin dinukleotida (NAD+).

Sebelumnya penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa peningkatan NAD+ tingkat dengan NR dapat melindungi terhadap berbagai jenis kerusakan saraf.

Studi baru ini menemukan bahwa suplemen NR peningkatan tingkat NAD+ dalam darah tikus sekitar 50 persen.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP