TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Batuk Pilek Berisiko Sebabkan Tuli pada Anak

Ini bisa terjadi jika batuk pilek dibiarkan terlalu lama
Batuk Pilek Berisiko Sebabkan Tuli pada Anak
Ilustrasi anak sakit (pixabay/skeeze)

VIVA.co.id – Kejadian gangguan telinga, bisa dialami siapa saja. Namun, pada anak-anak, lebih rentan. Apalagi, dengan kondisi batuk pilek yang dibiarkan terlalu lama.

Terdapat perbedaan pada bentuk tubuh anak dan dewasa. Hal ini yang membedakan kerentanan anak terhadap kondisi radang di telinga.

"Radang telinga bagian tengah yang terjadi secara menahun, bisa menimpa siapa saja, khususnya pada anak. Ini terjadi karena seluruh bagian telinga-hidung-tenggorokan anak, masih terbuka," ujar spesialis THT, dr Soekirman Soekin, Sp.T.H.T.K.L, M.Kes, pada acara peringatan Hari Pendengaran Sedunia, di kawasan Percetakan Negara, Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

Dijelaskan olehnya, pada anak lebih mudah terserang radang karena adanya ventilasi telinga tengah ke arah hidung. Ditambah, arah tenggorokan dari hidung dan telinga tengah, cenderung terbuka. Sehingga, cairan dari batuk dan pilek, dapat dengan mudah masuk ke telinga.

"Batuk pilek dibiarkan lama, cairannya bisa menumpuk di telinga tengah. Lama-lama terkumpul, ada desakan kumpulan cairan, gendang telinga yang sangat tipis, bisa pecah karena itu," tuturnya.

Tentunya, gendang telinga yang pecah, membuat gangguan pada pendengaran anak. Untuk itu, ia menekankan batuk pilek pada anak tidak bisa disepelekan.

"Flu pada anak tidak boleh dibiarkan lama-lama karena berisiko tuli. Adanya hubungan antara telinga, hidung, dan tenggorokan harus menjadi pengingat para orangtua terhadap kerentanan gangguan pendengaran ini," tandasnya. (one)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP