TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Studi: Pria Bertubuh Pendek Berisiko Alami Kebotakan Dini

Dikaitkan dengan pubertas dini yang berdampak pada pertumbuhan tulang.
Studi: Pria Bertubuh Pendek Berisiko Alami Kebotakan Dini
Pria botak (Pixabay/ Pexels)

VIVA.co.id – Kebotakan pada pria umumnya terjadi di usia 50 tahun. Namun, kebotakan dini, rentan dialami oleh sebagian besar pria dengan beberapa kondisi, salah satunya tinggi badan tertentu.

Studi terbaru dalam Nature Communication mengidentifikasi 63 jenis dalam gen manusia dapat memprediksi kebotakan pada pria. Beberapa hal yang berkaitan seperti pubertas dini, penyakit jantung, dan kanker prostat.

Kemudian, yang tidak kalah penting yaitu kurangnya postur tubuh atau memiliki tubuh kecil, berkaitan dengan kebotakan dini. Di mana, para peneliti berteori bahwa hal tersebut juga dikaitkan dengan pubertas dini sehingga berdampak pada pertumbuhan tulang di tubuh.

"Kami menemukan juga kaitan antara kulit lebih putih dan meningkatkan densitas tulang," ujar Direktur Institute of Human Genetics, Prof Markus Nothen, dikutip dari laman Medical Daily.

Hal ini yang membuatnya menyimpulkan bahwa pria yang mengalami kebotakan, sebaiknya mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup untuk menyerap vitamin D.

Namun, untuk beberapa kondisi lainnya, masih dilakukan observasi untuk menemukan pemicu lain  kebotakan. Penemuan ini bisa menjadi hal baru untuk menyembuhkan kebotakan, di mana telah diidentifikasi adanya kaitan gen dengan kebotakan dini.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP