TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Universitas Indonesia Segera Miliki Rumah Sakit Pendidikan

Pembangunan rumah sakit ini sudah hampir rampung 92 persen.
Universitas Indonesia Segera Miliki Rumah Sakit Pendidikan
Rumah Sakit Universitas Indonesia (VIVA.co.id/Rintan Puspitasari)

VIVA.co.id – Berdirinya 12 rumah sakit pendidikan yang ada saat ini, masih jauh dari target awalnya yaitu 24 rumah sakit pendidikan. Meski ke 12 rumah sakit (RS) yang telah dibangun tersebut hanya memerlukan waktu singkat untuk mendirikannya, yaitu dalam jangka waktu satu tahun. 

Hal tersebut diperjelas oleh pernyataan Ketua Komite Bersama RS Pendidikan, yang juga Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Prof.dr. Ali Ghufron Mukti mengatakan bahwa selama ini Kemenristekdikti memang mendirikan dan membiayai RS Pendidikan.

"Kemenristekdikti memang mendirikan dan membiayai RS Pendidikan sekitar lebih kurang 24 RS se-Indonesia. Kurang lebih setahun lalu hanya tiga yang operasional, dalam waktu setahun 12 berdiri di bawah Dikti," ujarnya di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Di antara pembangunan rumah sakit Universitas yang ditargetkan tersebut, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) juga termasuk salah satunya. Di mana pembangunan rumah sakit ini sudah hampir rampung 92 persen. Diharapkan sudah bisa melayani masyarakat sekitar awal tahun 2018  

Jika melihat dari Peraturan Pemerintah No.93 tahun 2015, yang dimaksud Rumah Sakit Pendidikan adalah rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multi profesi.

Di dalam peraturan pemerintah tersebut juga mengatur tentang pelaksanaan pelayanan kesehatan primer, sekunder dan tersier di Rumah Sakit Pendidikan Utama. Karena itu, RSUI sebagai rumah sakit pendidikan primer, dalam seminar dan lokakarya bertajuk Pelayanan Kesehatan Primer di RS Pendidikan Utama : Implementasi PP 93 tahun 2015 diharapkan bisa mengidentifikasi bagaimana model pelayanan kesehatan primer serta model tata laksana dan pembiayaan JKN. 

"Kemenristekdikti (Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi) mendukung RSUI sebagai salah satu jalan keluar akan kebutuhan tenaga kesehatan. Development of world class university pada UI tujuannya meningkatkan kapasitas pendidikan untuk berkontribusi pada kualitas layanan dan penyediaan layanan primer, tersier dan sekunder,"kata  Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met, Rektor Universitas Indonesia.

RSUI merupakan Rumah Sakit PTN pertama di Indonesia yang memiliki konsep dan rancang bangun sebagai fasilitas pelayanan kesehatan satu atap (One Stop Health Service), mulai dari pelayanan primer, sekunder hingga pelayanan unggulan. Dan sebagai rumah sakit pendidikan pertama di Indonesia yang mengakomodasi konsep patient safety serta akreditasi internasional, RSUI akan berperan sebagai pengampu rumah sakit dan puskesmas di kota Depok juga sekitarnya. 
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP