TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

Pizza dengan 103 Jenis Topping Keju, Mau Coba?

Pizza ini diusulkan masuk Guinness Book of World Record.
Pizza dengan 103 Jenis Topping Keju, Mau Coba?
Pizza dengan 103 jenis topping keju (Scotties )

VIVA.co.id – Sebuah toko pizza yang menghadirkan lebih dari 100 jenis keju dalam sepotong pizza, baru-baru ini berhasil menyedot perhatian. Scottie's Pizza Parlor, yang berlokasi di Oregon, Amerika serikat, menampilkan pizza itu dalam Pekan Pizza Portland 2017.

Pemiliknya, Scott Rivera, benar-benar menggunakan begitu banyak keju untuk pizza, bahkan hingga dia tidak bisa menghitungnya. Seperti dilansir The Huffington Post, Rivera mengatakan, sedikitnya menggunakan 103 jenis keju, meski dalam promosinya tertulis 101 keju. Rivera masih dalam proses finalisasi hitungan itu.

Beberapa daftar keju yang digunakan antara lain, 55-cheese shredded blend, house ricotta, 36 additional soft cheese varieties, nine grated cheeses, dan aged part-skim mozzarella in a stuffed crust.

"Pizza Centouno Formaggio terinspirasi oleh pizza Novantanove Formaggio (99-keju), yang digambarkan pada film Teenage Mutant Ninja Turtles tahun 2014," Scottie menjelaskan di situs mereka.

Rivera juga menciptakan pizza ekstrem ini untuk memecahkan rekor dunia untuk pizza dengan varian keju terbanyak. Rencana awalnya, ia ingin mengundang perwakilan dari Guinness Book of World Records, namun masih terkendala masalah biaya dan waktu. Dikarenakan konflik biaya dan penjadwalan, The Oregonian melaporkan.

"Saya tidak apa-apa. Kami tahu akan memecahkan rekor," katanya.

Meski begitu, Rivera masih berhubungan dengan Guinness dan berharap bisa membuatnya resmi. Dia mengatakan bahwa rekor keju dengan varian keju terbanyak akan menjadi yang baru untuk buku Guinness.

"Semua 100 keju adalah yang sangat baik. Pemasok keju kami adalah pencinta keju dan bekerja sangat keras memilih mereka untuk kami. Dia mencicipi semua makanan."

Dan pada akhirnya, kerja keras itu terbayar lunas.

"Ada 12 dari kami termasuk saya dan istri, kami semua bekerja keras tanpa henti," kata Rivera. "Semua orang bekerja lembur pekan itu. Istri dan saya bangun sampai pukul empat pagi dengan merobek-robek keju."

Setelah semua hiruk pikuk itu, Rivera cukup yakin tidak akan pernah membuat pizza dengan keju 100 plus lagi, tapi pastinya dia akan mengingat pengalaman itu. "Ada begitu banyak cerita di balik masing-masing keju, ini adalah pengalaman yang mendidik. Ini seperti membuka pikiran saya," tuturnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP