TUTUP
TUTUP
VIVALIFE

TTM, Metode Baru Cegah Penularan HIV AIDS

Kurangnya edukasi, membuat angka penyebarannya semakin tinggi.
TTM, Metode Baru Cegah Penularan HIV AIDS
Logo solidaritas atas pengidap HIV/ AIDS. (REUTERS/Nacho Doce)

VIVA.co.id – Kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya virus HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya, membuat angka penyebarannya semakin tinggi. Bahkan, peningkatan terus terjadi di kalangan Ibu Rumah Tangga.

Selain itu, peningkatan penyebaran juga dipengaruhi oleh akses untuk mendapatkan pengetahuan mengenai bahaya penyebaran sekaligus pencegahan virus HIV dan IMS di Indonesia. Sehingga, kampanye akan edukasi HIV dan IMS harus diperbanyak dan mudah dimengerti.

"Kementerian Kesehatan RI, telah menargetkan untuk menurunkan angka infeksi baru HIV pada tahun 2030, menurunkan angka kematian terkait HIV, serta menghapus stigma terkait dengan HIV-AIDS di Indonesia. Untuk itu, Sutra perlu untuk mendukung pemerintah dalam menyukseskan tujuan global tersebut melalui kampanye #UbahHidupLo ini," Brand Manager Kondom Sutra, Daniel Tirta dalam rilis yang diterima VIVA.co.id.

Kampanye #UbahHidupLo bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, agar mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Daniel menuturkan, kampanye tersebut dikemas dalam tiga langkah mudah yang disebut TTM.

"Kali ini, kami mengemas langkah pencegahan tersebut dengan pendekatan yang berbeda, agar lebih mudah di mengerti dan dengan menggunakan slogan yang sudah dikenal di masyarakat, yaitu TTM," ujar Daniel.

Lebih lanjut, Daniel menjelaskan, TTM mencakup Tahan diri dengan tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah, selanjutnya Tetap setia dengan pasangan Anda, dan yang terakhir, Main aman atau selalu menggunakan kondom pada saat melakukan hubungan seksual berisiko.

"Melalui (kampanye tersebut), Kami berharap dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk dapat mengubah perilaku menjadi lebih sehat. Diharapkan juga, semua unsur yang terlibat dapat memberikan kontribusi yang berarti untuk memutus mata rantai penularan virus HIV dan IMS." (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP