» Please download Adobe Flash Player « before watching the streaming
Kamis, 11 Juli 2013, 14:21 WIB

VIVAnews - Polisi terus memburu pengunggah video ancaman teroris yang yang ditujukan bagi Densus 88. Polisi bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah meminta pihak YouTube untuk menghapus tayangan tersebut.

Kode: <iframe scrolling="no" frameborder="0" width="300" height="400" src="http://news.viva.co.id/embed/video/26841/" allowtransparency="true" style="border:1px solid #ccc"></iframe>
© VIVAlife

Loading..